Implikasi Perselisihan Fuqaha’ Tentang Amar Terhadap Status Produk Hukum Islam

Authors

  • Muhaki Sekolah Tinggi Agama Islam Pancawana Bangil, Pasuruan

DOI:

https://doi.org/10.52185/kariman.v7i2.119

Keywords:

Ikhtilaf fuqaha, amar,, istinbat hukum Islam

Abstract

Para ahli fiqh sependapat mengenai amar sebagai katalisator normatif dari adanya hukum, namun mereka cenderung berbeda-beda dalam hal aplikasi amar sebagai model istinbat hukum. Perbedaan ini berimplikasi luas pada status produk hukumnya. Permasalahannya, pertama, Bagaimana para ahli fiqh memandang hakikat amar? Kedua, Bagaimana pertentangan ahli fiqh dalam mempergunakan amar pada istinbat hukum? Ketiga, Bagaimana implikasi perbedaan ulama tentang amar terhadap hukum Islam? Deskripsi dari penelitian pustaka ini menghasilkan temuan; pertama, Perbedaan terjadi karena ulama fiqh berbeda di dalam memandang sighat amar. Kedua, Sebagian ulama memandang qarinah amar sebagai li al-faur dan sebagaian yang lainnya memandang sebagai li al-tarakhi. Ketiga, perbedaan ulama pada aplikasi amar berimplikasi pada sifat dan status hukumnya. Kesimpulannya bahwa kaidah yang ditunjuk oleh amar tetaplah sebagai taklif bagi mukallaf, karena perintah syari‘ menghendaki adanya suatu perbuatan yang kongkrit sebagai unsur formal dari hukum Islam

References

DAFTAR PUSTAKA

Ain, Nurol. Ushul Fiqh: Metodologi Hukum Islam. Jakarta: Raja Grafindo, 2000.

Assubki, Abdul Wahab Bin Ali. Jam’ul Jawami’. Bairut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyah, 2003.

Amir, Ja’far. Usul Fiqih. Semarang: Toha Putra, 1972.

Amiruddin, Zen. Usul Fiqih. Yogyakarta: Teras, 2009.

Bahri, Syamsul. Metodologi Hukum Islam. Yogyakarta: Teras, 2008.

Djazuli, A. & Nurol Aen. Ushul Fiqh: Metodologi Hukum Islam. Jakarta: RajaGrafindo, 2000.

Hakim, Abdul Hamid. al-Bayan. Padang Panjang: Sa’adiyah Putra.

Hitu, Muhammad Hasan. al-Wajij fi Ushul al-Tasyri’ al-Islamiyah. Beirut: Mu‘assat Al-Risalah: 2000.

Hanai, A. Usul Fiqih. ttp.

Munawwir, A.W. Kamus al-Munawwir Arab-Indonesia. tashih: Ali Ma’shum & Zainal Abidin Munawwir. Surabaya: Pustaka Progressif, 1997.

Nyazee, Imran Ahsan. Islamic Jurisprudence. Pakistan: Islamic Research Instiyute, 2000.

Qorofi (al), Ahmad bin Idris. Syarhu Tankih al-Fushul. Bairut: Dar al-Fikr, 2004.

Saleh, Abdul Mun’im. Hukum Manusia Sebagai Hukum Tuhan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2009.

Syarifuddin, Amir. Ushul Fiqh, jilid 2. Jakarta: Kencana, 2008.

Talmisani (al), Abi Abdullah Muhammad Ibn Ahmad al-Maliki al-Syarif . Miftah al-Ushul Fi Bina’ al-Furu‘ ‘Ala al-Ushul.

Zulami (al), Mustafa Ibrahim. Asbab Ikhtilaf al-Fuqaha’ Fi al-‘Ahkam al-Syar‘iyyah. Ttp.

Zuhaili, Wahbah. Ushul Fiqh al-Islami. Bairut: Dar al-Fikr, 1986.

Downloads

Published

2019-12-31

How to Cite

Muhaki. (2019). Implikasi Perselisihan Fuqaha’ Tentang Amar Terhadap Status Produk Hukum Islam . Kariman: Jurnal Pendidikan Keislaman, 7(2), 221–238. https://doi.org/10.52185/kariman.v7i2.119